%K Wisata Agro, Ikon Desa, Pemberdayaan, Partisipasi. %A Mukhtar Galib %A Muharram %A Retno Ayu Kusumaningrum %A M. A. Alfian Pamungkas Z.W %A M. Fatwa S %A WATIANA %A Riska %A Meli Banne Appang Allo %N 2 %L stimrepo413 %X Desa Bontomarannu, terletak di Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata agro berkat iklim sejuk dan tanah vulkanik yang subur, ideal bagi pertanian hortikultura. Desa ini telah lama menjadi sentra penghasil sayuran unggulan seperti cabai, tomat dan kentang. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran mahasiswa KKN STIM Lasharan Jaya dalam pembangunan ikon desa sebagai strategi promosi wisata berbasis komunitas dan pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa bersama masyarakat desa secara partisipatif merancang dan membangun ikon yang mencerminkan karakteristik lokal. Ikon berupa huruf besar bertuliskan "Bontomarannu" menjadi simbol identitas desa sekaligus daya tarik wisata. Hasilnya menunjukkan bahwa ikon ini tidak hanya berfungsi sebagai landmark visual yang mencolok, tetapi juga mampu menarik wisatawan, membuka peluang ekonomi baru, dan memperkuat rasa kepemilikan masyarakat terhadap desanya. Selain sebagai promosi potensi agro wisata, proyek ini juga meningkatkan kolaborasi lintas sektor antara masyarakat, mahasiswa, dan pemerintah desa. Studi ini menegaskan pentingnya pendekatan partisipatif dan keberlanjutan dalam pengembangan desa wisata agro, sehingga memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan budaya jangka panjang bagi masyarakat desa. %T Peran Mahasiswa KKN STIM Lasharan Jaya dalam Mewujudkan Desa Wisata Agro melalui Pembangunan Ikon Desa Bontomarannu %J ABDI DAYA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat %D 2025 %V 2 %P 93-103