<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>DIGITAL MARKETING BAGI KELOMPOK TANI HUTAN MANGRUVE DALAM MEMPROMOSIKAN EKOWISATA DAERAH PESISIR</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Darmawati</mods:namePart><mods:namePart type="family">Manda</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Andi Tenry</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sose</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Kamran</mods:namePart><mods:namePart type="family">Aksa</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Syahril</mods:namePart><mods:namePart type="family">Idris</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas Kelompok Tani Hutan Mangrove Monro Monro dalam memanfaatkan digital marketing untuk mempromosikan potensi ekowisata pesisir berbasis mangrove. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya kemampuan pemasaran digital dan belum optimalnya pemanfaatan teknologi dalam promosi wisata. Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat soft skill dan hard skill anggota KTH dalam manajemen promosi digital, pembuatan konten, dan branding ekowisata. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program dengan melibatkan 15 anggota kelompok tani hutan mangrove. Teknologi yang diterapkan mencakup Sistem Informasi Mangrove berbasis Website, SEO &amp; Digital Marketing Tools, Media Sosial Instagram, Reservasi Online berbasis WhatsApp Business, serta Software Monitoring Pengunjung berbasis Kamera. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis SWOT dan GAP. Analisis SWOT digunakan untuk menilai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pelaksanaan program, sedangkan analisis GAP bertujuan mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi kemampuan peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Penggunaan kedua metode ini untuk menilai efektivitas kegiatan serta mengukur peningkatan keterampilan (soft skill dan hard skill) anggota kelompok secara komprehensif. Hasil menunjukkan peningkatan soft skill sebesar 75%, hard skill sebesar 70%, serta nilai ekonomis kelompok meningkat 55% melalui peningkatan kunjungan wisata dan penjualan produk olahan mangrove.</mods:abstract><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8601">2025-12</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Crossref</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Artikel</mods:genre></mods:mods>