TY - UNPB KW - Rasio Efektifitas KW - Kinerja Keuangan Y1 - 2025/// AV - restricted TI - ANALISIS EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN DI KOPERASI KONSUMEN PEGAWAI NEGERI BAJI ARTHA KEMENTERIAN KEUANGAN MAKASSAR ID - stimrepo252 UR - https://repository.stimlasharanjaya.ac.id/id/eprint/252/ A1 - LANGI, IRENSI LAEN N1 - Unpublished N2 - Penelitian ini bertujuan untuk: Menganalisis tingkat efektivitas pengelolaan keuangan di KKPN Baji Artha dalam mencapai tujuan keuangan serta dalam pemanfaatan dana dan sumber daya secara optimal, Mengukur kinerja keuangan koperasi berdasarkan indikator keuangan, Menganalisis pengaruh efektivitas dalam pengelolaan keuangan terhadap peningkatan kinerja keuangan Koperasi Konsumen Pegawai Negeri Baji Artha. Penelitian merupakan penelitian yang menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan Koperasi Konsumen Pegawai Negeri Baji Artha dengan Mengambil sampel Laporan Neraca dan laporan laba Rugi untuk di analisis. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan observasi. . teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif yaitu mengalisis rasio efektivitas dari data 5 tahun terakhir yaitu terdiri dari Return On Assets (ROA), Return On Equality (ROE), profit margin, Asset Turnover Rasio (ATR), dan Operating efficiency Rasio. Dari hasil analisis yang telah dilakukan diperoleh bahwa, Return on Asset (ROA) Stabil di angka 2% selama lima tahun menunjukkan bahwa perusahaan mampu mempertahankan efisiensi dalam penggunaan aset. Namun, tidak ada peningkatan yang signifikan, yang mengindikasikan perlunya pencarian peluang untuk meningkatkan efisiensi lebih lanjut. Return on Equity (ROE) Terdapat fluktuasi yang signifikan, dengan penurunan dari 27% pada tahun 2019 menjadi 17% pada tahun 2023. Penurunan ini menunjukkan tantangan dalam profitabilitas yang perlu dievaluasi, serta perlunya strategi untuk meningkatkan pengelolaan biaya dan pendapatan. Profit Margin Mengalami fluktuasi, dengan puncak 36% pada tahun 2019 dan penurunan tajam menjadi 18% pada tahun 2023. Penurunan ini menunjukkan bahwa meskipun penjualan meningkat, faktor-faktor seperti biaya yang meningkat dapat mempengaruhi laba bersih. Asset Turnover Ratio (ATR): Stabil di sekitar 15% menunjukkan bahwa perusahaan tidak mengalami perubahan signifikan dalam efisiensi penggunaan aset meskipun ada peningkatan pendapatan. Ini bisa menandakan bahwa perusahaan telah mencapai titik optimal dalam pemanfaatan asetnya. Operating Efficiency Ratio (OER) Menunjukkan stabilitas yang baik dengan penurunan di tahun 2020, tetapi kembali menurun ke 21% pada tahun 2023. Hal ini mencerminkan perbaikan dalam pengelolaan biaya operasional. PB - Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lasharan Jaya ER -